Halaman

hamid_raharjo@yahoo.com // segaoyek.blogspot.com

Selasa, 13 Desember 2011

Harapku di mataMu

Aku gak tahu kata2 apalagi yg harus ku tulis di sini... kalimat seperti apalagi yg harus ku ucapkan tuk memohon kepadamu.... perlakuan seperti apa yg harus ku tunjukkan untuk membuktikan bahwa Cinta yg ku simpan ini hanya buatmu....

Sayangku.....
kamu tau kan, begitu besar aku menaruh harapan padamu
kamu tau kan, begitu banyak aku menitipkan impianku padamu
kamu tau kan, begitu hebat hati ini mencintaimu.....

Selasa, 07 Juni 2011

 Pencari Kayu Bakar Gunung Sumbing

Buat para petualang yang sering mendaki Gunung Sumbing, Jawa Tengah mungkin sering menemui pemandangan seperti ini. Namun bagi saya yang baru sekali mendaki gunung itu cukup kaget dengan apa yang saya lihat.

Biyung,,rika agi ngapa nang kana'''''''?


Titip Ibuku ya Allah ....

“Nak, bangun… udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja…”
Tradisi ini sudah berlangsung sejak kecil, sejak pertama kali aku bisa mengingat. ^biyung^
Kini usiaku sudah 32 th dan aku jadi seorang Manajer disebuah Perusahaan Kontraktor ., tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

“Ibu sayang… ga usah repot-repot Bu, aku sudah dewasa.”

Pada medangan njuh

Mampir nang Warunge " Velpa"

Fri, May 6 12:05 PM W Satu lagi resto yang menawarkan masakan khas barat hadir di ibu kota. Kali ini dengan mengusung konsep 'mewah namun hangat' Velpa Resto hadir untuk Anda.
Velpa dalam bahasa Spanyol berarti megah dan mewah. Namun, tak ingin terkesan menjaga jarak dengan para penikmat kuliner, konsep ruangan Velpa justru dibuat homey dan friendly layaknya bar-bar di jaman koboi dahulu. Ornamen kayu menjadi ciri utama dalam resto tersebut.

Kemegahannya justru terasa pada citarasa makanna yang ditawarkan. Menu yang menjadi andalan Velpa

Sabtu, 28 Mei 2011

Mencicipi Menu Favorit Sultan Yogya

  • Fri, May 27 8:02 AM WIT

    Tak banyak kesempatan bagi kita mencoba makanan khas bangsawan yang hanya dihidangkan di istana. Namun di Yogyakarta, sebuah restoran menyediakan menu-menu khas keraton yang merupakan kegemaran sultan-sultan Yogyakarta.

Kamis, 26 Mei 2011

CUT AND FILL


Palembang,Untuk pekerjaan awal sebuah projeck adalah perataan tanah (cut and fill).
Dalam pekerjaan ini digunakan alat berat berupa Escavator.Untuk pekerjaan pengerukan dan pengurugan ini bisa mengalami penambahan ataupun terjadi kelebihan tanah asli yang dapat mengakibatkan penambahan ataupun dibuangnya tanah tersebut.    
Pekerjaan ini dilaksanakan dengan proses scedullisasi yang singkat ,dengan jangka waktu tidak lebih dari sebulan (30 hari kalender),karena dengan cepat atau lambatnya pekerjaan ini bisa mempengaruhi  scedule pekerjaan lainnya.
Apabila pekerjaan ini telah dilaksanakan maka akan disusul dengan pekerjaan pengukuran dan pembouplangan sesuai dengan rencana dan siteplan bangunan yang akan dibuat.   (Sega Oyek

Rabu, 25 Mei 2011

BACKPACKER,,,mbil mlaku-mlaku


Ketika saya berkelana ke Eropa selama 16 hari, petugas di bandara Soekarno-Hatta bertanya, “Enam belas hari dan hanya membawa satu ransel?” Saya mengangguk sambil sedikit tersenyum. Melihat sekeliling, rata-rata semua orang membawa koper seret dan tas jinjing.

Saya akan lebih heran lagi kalau ada yang bepergian sendiri tetapi membawa lebih dari satu koper — besar pula. Seolah tak cukup, ada yang membawa kardus!

Orang punya alasan berbeda-beda untuk membawa koper besar, dari yang paling absurd sampai yang bisa diterima. Yang paling absurd: berganti baju lima kali sehari, membawa beragam sandal untuk pantai yang berbeda. Belum lagi kalau mereka membawa segala macam peralatan dandan, variasi syal dan jilbab sampai lima buah sabuk yang sebenarnya tidak diperlukan.


Berkelana dengan satu ransel saja sebenarnya cukup. Simak tipsnya di bawah ini. Foto: ThinkStock

Jauh lebih masuk akal jika mereka harus membawa barang-barang substansial seperti kamera dengan lensa yang bervariasi untuk bekerja, atau dokumen yang perlu dibawa untuk rapat di tempat tujuan.

Saya lebih suka berkemas ringkas, karena punya banyak keuntungan, antara lain:

  • Terhindar dari konsekuensi check-in bagasi seperti menunggu lama, kehilangan atau terlambat.
  • Bebas bergerak di mana saja, terutama ketika Anda harus berjalan kaki mencari penginapan atau mengejar bus/kereta api.
  • Waktu berkemas lebih singkat, dengan daftar berkemas yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan selalu siap setiap saat.
  • Ramah lingkungan, sebab koper yang masuk bagasi akan menambah beban pesawat terbang dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Bukannya saya menutup mata akan kebutuhan individu yang berbeda-beda, tetapi dalam setiap perjalanan pun, berkemas ringkas itu sangat mungkin, dan sangat bermanfaat.

Jika Anda bepergian untuk backpacking, setialah pada istilahnya: backpacking. Satu tas punggung berukuran kompartemen dalam kabin sudah cukup. Berapa lama pun Anda pergi, bawalah baju yang cukup supaya Anda tidak harus mencuci selama 2-3 hari. Lalu gunakan detergen atau mencuci di hostel. Masukkan biaya mencuci ini dalam anggaran bepergian.

Harga mencuci cukup murah. Sebuah hostel di Berlin, Jerman memberikan saya keranjang besar dan mengenakan tarif € 5 sekali cuci. Di Hue, Vietnam bahkan tarifnya hanya Rp 10 ribu. Di Ostersund, Swedia, fasilitas mesin cuci gratis.

Jika Anda bepergian untuk sebuah keperluan bisnis, hal yang sama tetap berlaku. Namun Anda bisa membawa tas jinjing yang bisa menampung baju dengan lebih rapi. Pelajarilah teknik melipat baju yang baik agar tidak kusut. Usahakan mencuci di penatu hotel atau rumah keluarga/teman jika bepergian lebih dari tiga hari.

Jika Anda bepergian dalam satu grup seperti keluarga, usahakan tidak membawa koper berukuran raksasa. Gunakanlah koper berukuran sedang yang bisa dibawa masing-masing anggota grup tanpa menyusahkan anggota lainnya. Lebih baik lagi jika setiap anggota tidak check-in bagasi.

Untuk semua jenis perjalanan, pilahlah barang menurut jenisnya, dan masukkan dalam tas-tas kecil. Bawa setelan baju yang bisa dikombinasikan secara bebas (warna-warna netral). Bawa maksimal sepasang sepatu dan sandal. Hindari membawa aksesoris berlebihan.

Desain tas yang baik juga berpengaruh. Ada yang mengatakan, sebaiknya pilih tas berbentuk persegi sehingga optimal penggunaan ruangnya. Sesuaikan ukurang dengan kompartemen kabin (silakan cek ketentuan maskapai penerbangan). Pilihlah tas punggung atau jinjing yang tidak beroda.

Koper seret tidak direkomendasikan, karena ia dirancang hanya untuk kontur tanah yang rata. Roda dan struktur seret juga menambah beban dan berpotensi membahayakan jika diangkat dalam kabin.

Pada intinya, berkemas ringkas adalah tentang kebahagiaan bepergian. Saya bukan memaksa Anda untuk mengurangi isi koper atau ransel, atau menahan membeli koper seret berwarna merah yang cantik itu. Tetapi cobalah merasa cukup dengan “perbekalan” yang sedikit.

Bepergian itu seharusnya tentang pengalaman dan kebahagiaan Anda di tujuan, bukan objek-objek yang membuat Anda menjadi tergantung.(Hamid HIKING CLUB)